Dua Mobil Tangki Diduga Disembunyikan di Pinrang, Hindari Operasi Tim Satgas Polda Sulsel
OK-GAS.COM | PINRANG, SULSEL — Dua unit mobil tangki yang disebut-sebut milik H. Maman diduga disembunyikan di sebuah gudang penampungan solar di wilayah Kabupaten Pinrang. Langkah tersebut diduga dilakukan untuk menghindari operasi yang dilakukan Tim Satgas Polda Sulawesi Selatan.
Informasi tersebut disampaikan salah seorang narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan. Menurut sumber tersebut, kedua mobil tangki itu diduga telah berada di lokasi penyimpanan selama kurang lebih enam hari.
“Mobil tangki itu sudah sekitar enam hari disembunyikan. Tangkinya disebut sudah terisi solar subsidi,” ujar sumber tersebut.
Sumber menambahkan, keberadaan dua unit mobil tangki itu diduga sengaja ditutupi agar tidak terpantau oleh tim yang tengah melakukan operasi terkait dugaan penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi.
Namun, informasi tersebut masih berupa keterangan sumber dan belum diperoleh konfirmasi resmi dari aparat penegak hukum terkait keberadaan maupun status kedua kendaraan tersebut.
Nama PT Harmony Solusi Energi Ikut Disebut
Dalam informasi yang beredar, salah satu mobil tangki berkapasitas sekitar 5 kiloliter atau 5.000 liter juga dikaitkan dengan perusahaan PT Harmony Solusi Energi.
Namun, pemilik perusahaan, Asrul, membantah bahwa kendaraan tersebut merupakan unit milik perusahaannya.
“Itu bukan unit saya. Paling ada yang menempel atau menjual-jual nama saya,” tegas Asrul saat dikonfirmasi.
Asrul menegaskan bahwa pihaknya tidak mengetahui ataupun mengakui kepemilikan mobil tangki yang disebut dalam informasi tersebut.
Sementara itu, H. Maman, yang disebut sebagai pihak pemilik mobil tangki, telah dikonfirmasi terkait dugaan tersebut. Namun hingga berita ini ditayangkan, belum memberikan tanggapan.
Redaksi masih membuka ruang bagi H. Maman maupun pihak-pihak terkait lainnya untuk memberikan klarifikasi dan hak jawab atas informasi yang diberitakan.
Catatan: Seluruh informasi mengenai dugaan penyembunyian mobil tangki dan solar subsidi dalam berita ini masih memerlukan verifikasi lebih lanjut dari pihak berwenang.
